Rabu, 30 November 2016

Makalah tentang Artikel



MAKALAH ARTIKEL


Hai! belum lama ini, saya telah ditugaskan sebuah makalah oleh dosen. Makalahnya tentang pembahasan Artikel. Mulai dari pengertian sampai cara menulis artikel yang baik dan benar. Bagi kalian yang tertarik dalam bidang penulisan, pasti ingin tahu, bukan? yap, berikut adalah potongan dari makalah yang saya dan teman kelompok susun. Hope you like it!!✌😉

Pengertian Artikel
Artikel ialah suatu karangan faktual dan mempunyai tujuan guna menyampaikan gagasan atau fakta yang dapat meyakinkan, menghibur, dan mendidik. Agar dapat menambah pengetahuan tentang pengertian artikel, berikut pengertian artikel menurut para ahli.
  • Pengertian Artikel Menurut Ensiklopedia Pers Indonesia (1991:14): Artikel adalah karangan prosa dalam media massa yang membahas pokok masalah secara lugas.
  • Pengertian Artikel Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2016): Artikel adalah karya tulis lengkap dalam majalah, surat kabar, dan sebagainya.
  • Pengertian Artikel Menurut Sumadiria (2004:1):  Artikel adalah tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu yang sifatnya aktual dan kadang-kadang kontroversial dengan tujuan untuk memberi tahu (informatif), mempengaruhi, meyakinkan (persuasif-argumentatif), dan menghibur khalayak pembaca.
  • Pengertian Artikel Menurut The America Heritage Desk Dictionary (1981:59):Artikel adalah bagian tulisan nonfiksi yang berbentuk bebas, bagian dari penerbitan seperti laporan esai.
  • Pengertian Artikel Menurut Longman Pitman Office Dictionary (1989:41):Artikel adalah sebuah tulisan prosa nonfiksi, berbentuk biasa, dan bagian bebas dari sebuah majalah, koran, dan lain-lain.
  • Pengertian Artikel Menurut Essential English Dictionary: Artikel adalah tulisan lengkap dalam surat kabar, majalah, dan sebagainya.
  • Pengertian Artikel Menurut Webster's Collegiate Thesaurus: Artikel adalah karangan, catatan, kritik, manifes, reportase, putusan, pelajaran, survey.
  • Pengertian Artikel Menurut Webster's New World Dictionary (1990:26):Artikel adalah tulisan nonfiksi, biasanya singkat dan lengkap seperti berita karangan khas dalam surat kabar, majalah.
  • Pengertian Artikel Menurut Penguin English Student Dictionary (1991:31):Artikel adalah sebuah tulisan yang ditulis untuk dipublikasikan dalam surat kabar atau majalah.
  • Pengertian Artikel Menurut Rillan E. Wolseley (1969:439): Artikel adalah karangan tertulis yang panjangnya tak tentu bertujuan menyampaikan gagasan dan fakta dengan maksud meyakinkan, mendidik, atau menghibur.
·         Pengertian Artikel Menurut Andi Baso Mappatoto (1994): Artikel adalah karya tulis lengkap, tulisan nonfiksi, dan karangan tertulis yang panjangnya tak tentu.

Syarat Artikel
Menulis Artikel tidak sekedar menulis saja tanpa memenuhi cara penulisan dan syarat-syarat yang baik, agar artikel yang kita muat hasilnya lebih bagus dan layak kirim. Syarat yang harus dipenuhi dalam menulis artikel yang baik adalah sebagai berikut:
1. Mengandung masalah. Maksudnya, terdapat persoalan yang dibahas dalam artikel.
2. Topik harus spesifik agar dapat dengan mudah diuraikan atau dijelaskan. Semakin spesifik suatu topik, semakin mudah bagi penulis untuk menyelesaikannya.
3. Semua gagasan harus dapat dipertanggung jawabkan dengan mengikutsertakan alasan, bukti, dan contoh.
4. Panjang artikel antara 3-5 halaman.
5.Sebuah artikel hendaknya menyertakan alternatif pemecahan persoalan atau menyertakan  harapan, usul atau saran kepada pembaca.
Syarat-syarat tersebut tidak lain adalah untuk mempermudah dan memperjelas maksud dari artikel yang akan ditulis sehingga baik bagi penulis dan pembacanya.

Karakteristik Artikel
Karakter merupakan ciri khas atau keistimewaan. Setiap karangan tentu memiliki keistimewaan, salah satunya artikel yang memiliki ciri sehingga dapat membedakan artikel dengan karangan lain. Setidaknya artikel memiliki tujuh karakteristik, diantaranya sebagai berikut:


·         Ditulis dengan atas nama (By Line Story)
Artikel adalah karya individual. Sehingga artikel harus mencantumkan dengan jelas nama penulisnya. Untuk kategori artikel opini, nama penulis biasanya dicantumkan di atas, di bawah judul. Sedangkan untuk artikel di luar kategori opini, nama penulis biasanya disimpan pada akhir artikel.

·         Mengandung gagasan aktual atau kontroversial
Artikel apa pun yang ditulis, hendaknya mengandung gagasan aktual, kontroversial, atau kedua-duanya. Gagasan aktual berarti gagasan yang sifatnya baru, belum banyak ditulis, diketahui, atau dibicarakan orang, sesuatu yang di luar kelaziman.

·         Menyangkut kepentingan umum
Artikel haruslah memberikan banyak manfaat kepada pembacanya. Oleh karena itu, seorang penulis artikel tidak boleh asyik sendiri, ia harus menyesuaikan dengan kebutuhan mayoritas masyarakat.

·         Referensial
Artikel merupakan karya nonfiksi yang merupakan hasil dari proses kreatif intelektual seseorang. Sehingga artikel apa pun yang ditulis haruslah didukung oleh seperangkat referensi berupa bacaan, pengetahuan, dan teori yang relevan.

·         Tunduk pada kaidah bahasa jurnalistik
Artikel konsumsi surat kabar atau majalah harus tunduk kepada bahasa jurnalistik. Bahasa jurnalistik adalah salah satu ragam bahasa yang lazim digunakan dalam pers. Ciri utama bahasa jurnalistik adalah sederhana, jelas, lugas, singkat, menarik, mudah dimengerti, dan komunikatif.

·         Singkat dan Tuntas
Singkat. Secara filosofis, singkat berarti tidak bertele-tele, langsung pada pokok masalah. Sedangkan secara teknis, singkat berarti tulisan disesuaikan dengan ruang atau kolom yang disediakan surat kabar bersangkutan.
Tuntas. Maksudnya tidak bersambung ke edisi berikutnya. Artikel yang dimuat dalam surat kabar baiknya selesai dalam satu edisi.
·      Orisinal
Artikel yang kita tulis merupakan karya sendiri, asli, bukan menjiplak atau bajakan (plagiat).

Jenis Artikel
Secara sadar ataupun tidak, sudah banyak bacaan yang kita baca adalah sebuah artikel. Artikel tersebut memiliki keistimewaan atau ciri khas masing-masing sehingga terdapat banyak jenisnya. Berikut ini adalah jenis-jenis artikel, diantaranya:

  • Deskripsi
Karangan ini berisi gambaran mengenai suatu hal/ keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan hal tersebut.

Contoh deskripsi berisi fakta:
Hampir semua pelosok Mentawai indah. Di empat kecamatan masih terdapat hutan yang masih perawan. Hutan ini menyimpan ratusan jenis flora dan fauna. Hutan Mentawai juga menyimpan anggrek aneka jenis dan fauna yang hanya terdapat di Mentawai. Siamang kerdil, lutung Mentawai dan beruk Simakobu adalah contoh primata yang menarik untuk bahan penelitian dan objek wisata.
Contoh deskripsi berupa fiksi:
Salju tipis melapis rumput, putih berkilau diseling warna jingga; bayang matahari senja yang memantul. Angin awal musim dingin bertiup menggigilkan, mempermainkan daun-daun sisa musim gugur dan menderaikan bulu-bulu burung berwarna kuning kecoklatan yang sedang meloncat-loncat dari satu ranting ke ranting yang lain.
Topik yang tepat untuk deskripsi misalnya: Keindahan Bukit Kintamani, Suasa pelaksanaan, Promosi, Kompetensi Siswa SMK Tingkat Nasional, Keadaan ruang praktik, Keadaan daerah yang dilanda bencana.
Langkah menyusun deskripsi: Tentukan objek atau tema yang akan dideskripsikan, Tentukan tujuan, Tentukan aspek-aspek yang akan dideskripsikan dengan melakukan pengamatan, Susunlah aspek-aspek tersebut ke dalam urutan yang baik, apakah urutan lokasi, urutan waktu, atau urutan menurut kepentingan, Kembangkan kerangka menjadi deskripsi
  • Narasi
Secara sederhana narasi dikenal sebagai cerita. Pada narasi terdapat peristiwa atau kejadian dalam satu urutan waktu. Di dalam kejadian itu ada pula tokoh yang menghadapi suatu konflik. Narasi dapat berisi fakta atau fiksi.
Contoh narasi yang berisi fakta: biografiautobiografi, atau kisah pengalaman. Contoh narasi yang berupa fiksi:
novel, cerpen, cerbung, ataupun cergam.
Pola narasi secara sederhana:
awal – tengah – akhir
Awal narasi biasanya berisi pengantar yaitu memperkenalkan suasana dan tokoh.
Bagian awal harus dibuat menarik agar dapat mengikat pembaca.
Bagian tengah merupakan bagian yang memunculkan suatu konflik. Konflik lalu diarahkan menuju klimaks cerita. Setelah konfik timbul dan mencapai klimaks, secara berangsur-angsur cerita akan mereda.
Akhir cerita yang mereda ini memiliki cara pengungkapan bermacam-macam. Ada yang menceritakannya dengan panjang, ada yang singkat, ada pula yang berusaha menggantungkan akhir cerita dengan mempersilakan pembaca untuk menebaknya sendiri.
Contoh narasi berisi fakta:
Ir. Soekarno
Ir. Soekarno, Presiden Republik Indonesia pertama adalah seorang nasionalis. Ia memimpin PNI pada tahun 1928. Soekarno menghabiskan waktunya di penjara dan di tempat pengasingan karena keberaniannya menentang penjajah.
Soekarno bersama Mohammad Hatta sebagai wakil bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Ia ditangkap Belanda dan diasingkan ke Bengkulu pada tahun 1948. Soekarno dikembalikan ke Yogya dan dipulihkan kedudukannya sebagai Presiden RI pada tahun 1949.
Contoh narasi fiksi:
  1. Aku tersenyum sambil mengayunkan langkah. Angin dingin yang menerpa, membuat tulang-tulang di sekujur tubuhku bergemeretak. Kumasukkan kedua telapak tangan ke dalam saku jaket, mencoba memerangi rasa dingin yang terasa begitu menyiksa.
  2. Wangi kayu cadar yang terbakar di perapian menyambutku ketika Eriza membukakan pintu. Wangi yang kelak akan kurindui ketika aku telah kembali ke tanah air. Tapi wajah ayu di hadapanku, akankah kurindui juga?
Langkah menyusun narasi (fiksi) melalui proses kreatif, dimulai dengan mencari, menemukan, dan menggali ide. Cerita dirangkai dengan menggunakan “rumus” 5 W + 1 H. Di mana seting/ lokasi ceritanya, siapa pelaku ceritanya, apa yang akan diceritakan, kapan peristiwa-peristiwa berlangsung, mengapa peristiwa-peristiwa itu terjadi, dan bagaimana cerita itu dipaparkan.
  • Eksposisi
Karangan ini berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topik dengan tujuan memberi informasi atau pengetahuan tambahan bagi pembaca. Untuk memperjelas uraian, dapat dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik. Contoh:
Pada dasarnya pekerjaan akuntan mencakup dua bidang pokok, yaitu akuntansi dan auditing. Dalam bidang akuntasi, pekerjan akuntan berupa pengolahan data untuk menghasilkan informasi keuangan, juga perencanaan sistem informasi akuntansi yang digunakan untuk menghasilkan informasi keuangan.
Dalam bidang auditing pekerjaan akuntan berupa pemeriksaan laporan keuangan secara objektif untuk menilai kewajaran informasi yang tercantum dalam laporan tersebut.
Topik yang tepat untuk eksposisi, antara lain: Manfaat kegiatan ekstrakurikuler Peranan majalah dinding di sekolah Sekolah kejuruan sebagai penghasil tenaga terampil. Tidak jarang eksposisi berisi uraian tentang langkah/ cara/ proses kerja.
Eksposisi demikian lazim disebut paparan proses.
Contoh paparan proses:
Cara mencangkok tanaman:
1. Siapkan pisau, tali rafia, tanah yang
subur, dan sabut secukupnya.
2. Pilihlah ranting yang tegak, kekar, dan
sehat dengan diameter kira-kira 1,5
sampai 2 cm.
3. Kulit ranting yang akan dicangkok dikerat
dan dikelupas sampai bersih kira-kira
sepanjang 10 cm.
Langkah menyusun eksposisi:
Menentukan topik/ tema
Menetapkan tujuan
Mengumpulkan data dari berbagai sumber
Menyusun kerangka karangan sesuai dengan topik yang dipilih
Mengembangkan kerangka menjadi karangan eksposisi.
  • Argumentasi
Karangan ini bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat/ kesimpulan dengan data/ fakta sebagai alasan/ bukti. Dalam argumentasi pengarang mengharapkan pembenaran pendapatnya dari pembaca. Adanya unsur opini dan data, juga fakta atau alasan sebagai penyokong opini tersebut.
Contoh:
Jiwa kepahlawanan harus senantiasa dipupuk dan dikembangkan karena dengan jiwa kepahlawanan. Pembangunan di negara kita dapat berjalan dengan sukses. Jiwa kepahlawanan akan berkembang menjadi nilai-nilai dan sifat kepribadian yang luhur, berjiwa besar, bertanggung jawab, berdedikasi, loyal, tangguh, dan cinta terhadap sesama. Semua sifat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di berbagai bidang.
Tema/ topik yang tepat untuk argumentasi, misalnya: Disiplin kunci sukses berwirausaha Teknologi komunikasi harus segera dikuasai Sekolah Menengah Kejuruan sebagai aset bangsa yang potensial.
Langkah menyusun argumentasi: Menentukan topik/ tema Menetapkan tujuan Mengumpulkan data dari berbagai sumber Menyusun kerangka karangan sesuai dengan topik yang dipilih Mengembangkan kerangka menjadi karangan argumentasi
  • Persuasi
Karangan ini bertujuan mempengaruhi pembaca untuk berbuat sesuatu. Dalam persuasi pengarang mengharapkan adanya sikap motorik berupa motorik berupa perbuatan yang dilakukan oleh pembaca sesuai dengan yang dianjurkan penulis dalam karangannya.
Topik/ tema yang tepat untuk persuasi, misalnya: Katakan tidak pada NARKOBA Hemat energi demi generasi mendatang Hutan sahabat kita Hidup sehat tanpa rokok Membaca memperluas cakrawala.
Langkah menyusun persuasi: Menentukan topik/ tema Merumuskan tujuan Mengumpulkan data dari berbagai sumber Menyusun kerangka karangan Mengembangkan kerangka karangan menjadi karangan persuasi.

Selain itu, artikel dapat dibedakan menurut jenis dan tingkat kesulitan yang dihadapinya, antara lain:
·         Artikel praktis
·         Artikel ringan
·         Artikel halaman opini
·         Artikel analisis ahli

Sedangkan dalam buku Jurnalistik Praktis karya Romli (2009), disebutkan bahwa ada empat jenis artikel (berdasarkan isinya) yang meliputi:
·         Artikel Deskriptif. Tulisan yang isinya menggambarkan secara detail atau pun garis besar tentang suatu masalah, sehingga pembaca mengetahui secara utuh masalah yang dikemukakan.
·         Artikel Eksplanatif. Isinya menerangkan sejelas-jelasnya tentang suatu masalah, sehingga pembaca memahami betul masalah yang dikemukakan.
·         Artikel Prediktif. Berisi ramalan atau dugaan apa yang kemungkinan terjadi pada masa mendatang, berkaitan dengan masalah yang dikemukakan.
·         Artikel Preskriptif. Isinya mengandung ajakan, imbauan, atau perintah bagi pembaca agar melakukan sesuatu. Kata-kata 'harus', 'seharusnya', 'hendaknya', 'seyogianya', dsb mendominasi tulisan jenis ini.

Cara Menulis Artikel
Agar dapat mencapai sesuatu haruslah mengetahui serta memahami cara atau langkah-langkahnya. Begitu juga dengan seseorang yang ingin bisa menulis artikel, perlu mengetahui dan memahami cara penulisannya. Berikut ini adalah cara penulisan artikel, yaitu:
1. Memilih Tema
·         Eksplorasi gagasan seluas mungkin (banyak membaca, mendengar, berdiskusi)
·         Pilih tema yang relevan dengan minat/ bidang kompetensi
·         Pilih tema yang aktual (sedang hangat dan jadi perbincangan publik)
·         Tentukan sikap atas tema/masalah yang akan dibahas (pro atau kontra?)
2. Memilih Judul
·         Judul mewakili tema yang akan dibahas atau pendapat yang akan diajukan
·         Singkat (3 – 5 kata) dan padat (sarat makna)
·         Menarik dan menggugah orang untuk membaca tulisan secara keseluruhan
·         Gunakan istilah/idiom populer
3. Susun Alinea Pertama
·         Satu alinea biasa mengandung satu pokok pikiran
·         Uraikan inti masalah dengan singkat (3-5 kalimat)
·         Alinea pertama mengandung pokok pikiran UTAMA atau tesis yang akan dipertahankan
·         Sifatnya, apakah menanggapi opini orang lain atau mengajukan opini tersendiri
·         Pilihan bentuk alinea bervariasi
4. Susun Alinea Penjelas
·         Uraikan pokok pikiran utama (main idea) menjadi beberapa pokok pikiran penunjang/ turunan
·         Setiap pokok pikiran itu disusun dalam alinea tersendiri
·         Hubungkan satu alinea dengan alinea selanjutnya dengan jembatan pikiran (bridging) yang kuat
·         Hubungan antar alinea bisa bersifat:
-    kronologis (waktu)
-    spasiologis (ruang)
-    kausalitas (sebab-akibat)

5. Mengolah Gaya Penulisan
Ada tiga gaya utama:
1. Deskripsi, memerikan fakta apa adanya secara detail
2. Narasi, menguraikan fakta secara kronologis/ spasiologis
3. Argumentasi, menjelaskan fakta dan sebab-akibat yang melatarinya
·         Kembangkan gaya yang cocok dengan karakter penulis atau tema yang dibahas
·         Setiap gaya memiliki efek yang berbeda kepada pembaca
6. Eksploitasi Data atau Rujukan
·         Data penting untuk memperkuat tesis yang diajukan
·         Referensi penting untuk menunjukkan bahwa semua pendapat yang sama/ berbeda sudah dipertimbangkan
·         Kutipan data/referensi dalam format sederhana, karena panjang artikel terbatas


7. Simpulkan Pendapat dalam Alinea Penutup
·         Simpulkan uraian yang terdapat dalam Alinea Penjelas dalam alinea penutup
·         Konfirmasi Alinea Penutup/Simpulan dengan Alinea Pertama/Pendapat Awal yang telah diajukan
·         Gunakan kalimat yang menggugah, bukan memaksakan kehendak
·         Buka kesempatan orang lain untuk berbeda pendapat, bukan merasa benar sendiri
8. Mengedit Tulisan
·         Selesaikan Draf Awal tulisan, apapun bentuknya, jangan ditunda-tunda
·         Endapkan tulisan awal selama beberapa waktu, lalu cari inspirasi/kesibukan, namun tetap perhatikan deadline/batas tenggat
·         Tinjau ulang Draf Awal dan periksa dari segi substansi, struktur argumentai atau gaya penulisannya
·         Lakukan koreksi mulai dari yang mudah: standar bahasa, validitas data/referensi hingga yang sulit keandalan argumentasi
9. Menyebarkan/ Memasarkan Tulisan
·         Kirimkan draf tulisan kepada sejumlah kawan yang memahami standar penulisan yang baik (minta koreksi dan penilaian)
·         Perbaikan draf tulisan berdasarkan masukan dari semua pihak dan juga pembacaan ulang sendiri (jadilah Draf Final)
·         Kirimkan artikel ke media massa yang sesuai dan minta alasan/komentar, jika artikel tak dimuat
·         Jaga hubungan baik dengan Editor Opini di sejumlah media, sehingga tahu kebutuhan artikel macam apa yang bisa diakomodasi media
·         Simpan artikel yang SUDAH dimuat atau yang BELUM dimuat di media, jadikan khazanah pemikiran pribadi.
Itulah cara atau langkah-langkah dalam menulis artikel. Tinggalah kita yang berusaha berlatih menulis artikel dengan baik dan benar agar menjadi mahir.



DAFTAR PUSTAKA

Artikel, (online). Tersedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Artikel. [31Oktober2016]
Pengertian Artikel Menurut Para Ahli,  (online). Tersedia: http://www.pengertianahli.com/2013/10/pengertian-artikel-menurut-para-ahli.html. [31Oktober 2016]
Pengertian manfaat karakteristik dan jenis Artikel, (online). Tersedia: https://iptekbahari.blogspot.co.id/2014/02/pengertian-manfaat-karakteristik-dan.html. [31Oktober 2016]
Sumadiria, AS Haris. 2011. Menulis Artikel dan Tajuk Rencana. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Arti dan karakteristik Artikel, (online). Tersedia: http://www.jurnalrozak.web.id/2014/05/arti-dan-karakteristik-artikel.html. [31Oktober 2016]
Jenis-jenis artikel,  (online). Tersedia: http://www.jurnalrozak.web.id/2014/06/jenis-jenis-artikel.html [31 Oktober 2016]
Romli, Asep Syamsul M. 2009. Jurnalistik Praktis untuk Pemula. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Karakteristik artikel dan cara menulis, (online). Tersedia: http://sciencearis.blogspot.co.id/2013/10/karakteristik-artikel-dan-cara.html. [31Oktober 2016]
Pengertian artikel dan ciri-ciri artikel, (online). Tersedia : http://woocara.blogspot.com/2016/01/pengertian-artikel-dan-ciri-ciri-artikel.html#ixzz4OXBm7e00. [31 Oktober 2016]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar